Free Web Hosting Provider - Web Hosting - E-commerce - High Speed Internet - Free Web Page
Search the Web

Lembaga Pelatihan dan Pengembangan Profesi Guru ----------- Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah

Beranda : Pengembangan Profesi Berita Pendidikan dan Umum BLOG : Artikel Pendidikan Jenis Pengembangan Profesi Prosedur Penilaian Angka Kredit KTI untuk Kepala Sekolah KTI Untuk Pengawas Sekolah Penelitian Deskriptif Penelitian Tindakan Penelitian Eksperimen Kriteria Penilaian Karya Tulis Ilmiah Alat Peraga dan Karya Teknologi Penelitian dan Pengembangan Permasalahan KTSP Manajemen Kinerja Motivasi Kerja Manajemen Mutu ISO 9000 Manajemen Mutu Berstruktur Artikel dan Materi Dakwah Islam Info Software Buku Tamu



PENGEMBANGAN PROFESI GURU, KEPALA SEKOLAH DAN PENGAWAS SEKOLAH

Hubungi : Dr. H. Sulipan, M.Pd. HP. 085-222-02-9933 email : sulipan@yahoo.com

MANAJEMEN KINERJA

Pengertian

Kinerja :
- Terjemahan dari bahasa Inggris Performance
- Tampilan berupa proses dan hasil kerja yang dapat diamati dan diukur
- Kemampuan yang diwujudkan dalam bentuk proses dan hasil kerja oleh karyawan
Manajemen :
- Adopsi dari bahasa Inggris management yang berarti pengelolaan
- Daya upaya untuk menggunakan sumber daya secara efektif, efisien dan produktif untuk mencapai tujuan organisasi melalui proses perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian
Manajemen Kinerja :
- Daya upaya untuk meningkatkan kemampuan dan mendorong karyawan melalui berbagai cara agar bekerja dengan penuh semangat, efektif, efisien dan produktif, sesuai dengan proses kerja yang benar agar mencapai hasil kerja yang optimal

Tujuan Manajemen Kinerja :
- Untuk meningkatkan kemampuan dan mendorong karyawan agar bekerja dengan penuh semangat, efektif, efisien dan produktif serta sesuai dengan proses kerja yang benar sehingga diperoleh hasil kerja yang optimal
Alasan dibutuhkannya manajemen kinerja :
- Setiap karyawan ingin memiliki penghasilan yang tinggi
- Setiap karyawan ingiin memiliki keahlian sesuai bidangnya
- Setiap karyawan ingin berkembang karirnya
- Kewajiban bagi pimpinan untuk meningkatkan penghasilan karyawan
- Kewajiban bagi pimpinan untuk meningkatkan kinerja karyawan
- Setiap karyawan ingin mendapatkan perlakuan adil atas hasil kerjanya
- Bagi yang berprestasi berhak memperoleh penghargaan dan bagi yang melanggar aturan wajib diberi sangsi
- Setiap institusi ingin bekerja secara efektif, efisien dan produktif
- Berakibat positif atau negatif tergantung dari kebijakan institusinya
- Positif bila institusi memiliki niat untuk mengembangkan SDM
- Negatif bila institusi tidak memiliki niat mengembangkan SDM
Issue-issue alasan peningkatan kinerja karyawan :
- Mutu karyawan masih rendah, dilihat dari kemampuan yang dimiliki sebagai akibat dari rendahnya tingkat pendidikan, rendahnya kesempatan mengikuti pelatihan dan rendahnya etos kerja
- Mutu produk/pelayanan/ hasil kerja masih rendah
 

Tujuan peningkatan kinerja karyawan :
- Untuk memenuhi kebutuhan perusahaan yang menginginkan hasil kerja yang bermutu
- Untuk meningkatkan kemampuan sistem perusahaan agar efektif, efisien dan bermutu
- Untuk membantu karyawan dalam mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja maupun kepribadiannya
Karyawan :
- Tenaga kerja yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak oleh institusi untuk merencanakan dan melaksanakan pekerjaan sesuai bidangnya
Karyawan sebagai investasi :
- Karyawan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya mensyaratkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang keahliannya.
- Tugas utama karyawan meliputi pelaksanaan tugas secara konsisten dan selalu mengembangkan pengetahuan untuk meningkatkan mutu kerjanya.
Keterkaitan kinerja dan profesionalitas :
- Kinerja erat hubungannya dengan profesionalitas, karena orang yang professional akan memiliki kinerja yang tinggi.

Profesional :
- Orang yang menyandang suatu profesi
- Orang yang memiliki kinerja atau performance tinggi dalam melakukan pekerjaan yang sesuai dengan profesinya
Tampilan profesional :
- Menampilkan kemampuannya dalam bentuk perbuatan (performance), bukan sekedar kata-kata
- Bekerja atas dasar tugas, wewenang, dan tanggung jawab profesi untuk kepentingan dan kepuasan pelanggan
- Memiliki komitmen sebagai anggota suatu profesi untuk meningkatkan kemampuan profesionalnya
- Terus menerus mengembangkan strategi yang digunakannya dalam melakukan pekerjaan sesuai profesinya itu
 

Karakteristik profesional seorang karyawan :
- Memiliki kompetensi sesuai bidang/materi pembelajaran
- Memiliki kompetensi kekaryawanan dan kependidikan
- Memiliki kapasitas untuk bekerja secara mandiri
- Mementingkan orang lain
- Memiliki kode etik, sanksi dan tanggungjawab profesi
- Memiliki sistem imbalan kerja yang memuaskan

Prinsip dasar meningkatkan kinerja :
- Membangkitkan motivasi dan etos kerja untuk bekerja secara professional
- Meningkatkan kompetensi kerja (akademik/vokasional) melalui pendidikan, pelatihan, kelompok kerja, belajar sendiri
- Meningkatkan kompetensi sosial dan personal melalui pendidikan, pelatihan, kelompok kerja, belajar sendiri
- Menerapkan sistem "reward & punishment"
- Menerapkan sistem imbalan yang memuaskan
- Menerapkan sistem jenjang karier yang jelas

Mengapa harus membangkitkan motivasi dan etos kerja?
- Apapun treatment yang diberikan bila tidak ada motivasi atau keinginan dari dalam diri sendiri maka tidak akan berhasil
- Motivasi dan etos kerja merupakan sumber kekuatan yang sangat besar meskipun tidak nampak
Mengapa harus meningkatkan kompetensi karyawan :
- Kompetensi merupakan "sarana atau alat" bagi karyawan untuk melaksanakan tugasnya
- Kompetensi merupakan "barang jualan" karyawan yang "dijual" kepada "pelanggan", dan stake holder
- Kompetensi merupakan tolok ukur mutu karyawan

Standar kompetensi karyawan :
- Kompetensi teknis
- Kompetensi manajerial
- Kompetensi pendukung (atribut)

Peningkatan kinerja melalui penilaian kinerja :
- penilaian kinerja merupakan sarana untuk mengetahui/memetakan kompetensi yang dimiliki oleh karyawan
- penilaian kinerja dilakukan sebagai dasar pembinaan kinerja karyawan
- penilaian kinerja merupakan sarana memotivasi karyawan untuk meningkatkan kinerja jabatan

Peningkatan kinerja melalui upaya peningkatan pendidikan :
- Persyaratan jenjang pendidikan minimal bagi karyawan harus meningkat (minimal D2 untuk SD, D3 untuk SMP dan S1 untuk SMA)
- Kesempatan mengikuti pendidikan lanjutan dengan biaya pemerintah
- Kesempatan mengikuti pendidikan lanjutan dengan biaya sendiri

Peningkatan kinerja melalui pelatihan :
- Pelatihan berjenjang pada Balai Diklat, LPMP dan PPPG
- Pelatihan yang diselenggarakan perguruan tinggi, LSM, industri dll
- Pelatihan ke luar negeri

Peningkatan kinerja melalui peningkatan karir :
- Sistem jabatan fungsional dengan kenaikan berdasarkan angka kredit yang dicapai
- Peluang menjadi Kepala Sekolah bagi karyawan yang berprestasi dan memiliki kemampuan manajerial
- Peluang menjadi Pengawas Sekolah

Peningkatan kinerja melalui peningkatan penghasilan :
- Sistem pemberian tunjangan fungsional
- Pemberian honor kelebihan jam mengajar
- Pemberian honor dari kegiatan/jabatan internal sekolah

Peningkatan kinerja melalui penghargaan dan perlindungan :
- Undang-undang karyawan
- Peraturan pemerintah tentang pendidik dan Tenaga Kependidikan
- Penghargaan bagi karyawan berprestasi
- Perlindungan hukum dalam menjalankan tugas sesuai wewenangnya

Peningkatan kinerja melalui belajar kelompok :
- Karyawan harus memiliki motivasi belajar
- Karyawan tidak merasa malu belajar kepada temannya/kelompoknya sendiri
- Belajar melalui MGMP/MGBS/KKG/di sekolahnya sendiri

Peningkatan kinerja melalui belajar mandiri :
- karyawan harus memiliki motivasi belajar/tidak malas belajar sendiri
- karyawan harus rajin mencari sumber belajar (buku, modul, majalah, koran, internet)
- karyawan merasa belajar adalah suatu kebutuhan